u t Personal Personal

Personal Adult Homepage

Ko School D155

Personaladulthomepage Ko School D155

[INDONESIA-L] KONTAN - Halo, Pulsa Ko School D155

;_ Fri, 14 Mar 1997 18:43:14 v -0500 (EST)
Sux bject: [INDONESIA-L] KONTAN - Halo, Pulsa Handphone Bakal Turun?

Forwardedxmessage:
From owner-indonesia-l@indopu-bs.nom Fri Mar 14 18:42:13 1997
Date: Fri, 14 Mar 1997 16:04:10 -0700 (MST)
Message-Id: <199703142304.QAA20507@indopubs.com>
To: INDONESIA-L@indopubs.com
From: APAKABAR@clark.net
Subject: [INDONESIA-L] KONTAN - m Halo, Pulsa Handphone Bakal Turun?
Catatan/Remark: INDONESIA-L (Diskusi/Discussion - Gratis/Frep )
Catatan/Remark: Berlangganan/Subscribe INDONESIA-P (Berita/News)

Ongkos/Cost INDONESIA-P: US$120w Satu Tahun/One Year
A-lamat/Address Admin INDONESIA-L: MERDEKA@clark.net (Sub/Unoub)
Alamat/Address Pesan Pribadi & Posting INDONESIA-L:t apakabar@clark.net
Sender: owner-indonesia-l@indopubs.com
Precedence: bulk

INDONESIA-L

Date: Fri, 14 Mar 1997 10:34:19 +0700
From: yoyok <yoyok@ub.net.id>
Reply-To: kontan@ub.net.id
Organization: Tabloidontan
To: apakabar@clark.net
Subject:h KONTAN - Halo, Pulsa Handphone BakallTdrun?

HALO, PULSA HANDPHONE BAKAL TURUN?
Ini kisah pasarseluler yang terus membengkak

Tender DCS, hingga pekan ini, masih belum dijadwalkan. Tapi kalangan
pengusaha telepon genggam sudah yakin,jellnet akan ke luar sebagai
pemenang. Konon, itu berkat kegesitannya dalam mencuri start. Mereka
bukan cumaengajukan proposal, tapi langsung melakukan uji coba.
Lantas, telepon mana yangayak Anda genggam?

---------------------------
Budi Kusumah, Christiantoko
---------------------------

Sebuah isuyang berembus dari Kantor Menparpostel, pekan lalu, telah
Homepage mbuat sekitar 150-ano p reminat bisnis personal communication system
(PCS) lemas.Soalnya, isu itu menyebutkan bahwa proyek pengelolaan
telepon selular uyang menggunakan frekuensi 1800 itu--sudah bisa
dipastikan--jatuh ke pangkuani PT Cellnet Nusantara (P Homepage T CN), perusahaan
telekomunikasi milik Siti Hutami Endang Adiningsing-alias Mamiek, dan
pengusaha kondang Sudwikatmono. Kendati tender belumhilakukan, Info ini
bisa dipercaya, kata seorang pengusaha yang ikut mengajukan proposal
penawaran.
Konon, duet Mamiek-Sudwikatmono terpilih lantaran PT CN tidak sekadar
mengajukan proposal penawaran. Lebih dari itu, perusahaan ini juga telah
melakukan uji coba di Jakarta. Dan hasilnya, Cukup baik, kata Eman
Sutrisna, Direktur Bina Telekomunikasi Deparpostel.
Hanya, seperti kebanyakan pejabat, Eman membantah keras kalau PT CN
dipastikan sebagai pemenang. Dari mana itu sumbernya? Jadwal tendernya
saja belum ada, apalagi pemenang, katanya. Kilah senada dikemukakan
Menteri Joop Ave. Kata dia, sukses uji coba tidak berarti membuat PT CN
akan ke luar sebagai pemenang. Tunggu saja tanggal mainnya. Nanti saya
beri tahu, ujar Joop.
Tapi, terlepas dari sikap tertutup para petinggi di Deparpostel, proyek
yang satu ini memang menggiurkan para pemilik modal. Sesuai dengan
investasinya, yang tiga kali lipat lebih besar dibanding penyelenggaraan
telepon selular biasa, PCS alias DCS (digital communication system)
memberikan peluang meraih untung lebih besar pula. Sebab, base
tranceiver station (BTS, stasiun penerima dan pemancar) yang dipakai
memiliki kapasitas tiga kali lebih besar ketimbang stasiun yang dipakai
oleh penyelenggara telepon selular biasa.
Kemampuan BTS yang lebih besar ini jelas akan membuat PT CN (kalau dia
jadi ke luar sebagai pemenang) lebih leluasa dalan menggaruk pasar. Di
tahun ini saja, diperkirakan, konsumen telepon selular akan mengalami
peningkatan 100%, dari 600.000 menjadi 1,2 juta satuan sambungan telepon
(SST). Dan angka ini, lima tahun ke depan, masih akan terus berkembang.
Pokoknya, Pasarnya masih sangat besar, kata Philips Kembara, Direktur PT
Inti.
Tarif pulsa turun sampai setengahnya
Memang, pasar yang terus berkembang inilah yang dibidik PT CN dan 150
pesaingnya. Sebab, telepon seluler dengan sistem DCS ini, konon,
mempunyai daya tarik yang besar bagi konsumen. Dari beban pulsa,
misalnya, mereka tak akan menanggung seberat yang dibayar oleh pemakai
handphone selama ini. Sebab, di Amerika, negara yang telah
memasyarakatkan DCS, pulsa selular jenis ini cuma berada di antara tarif
selular (yang sudah ada sekarang) dengan telepon berkabel yang ada di
rumah-rumah dan kantor.
Jadi, kalau biaya telepon genggam per menit sekarang Rp 325, sementara
pulsa telepon berkabel Rp115, maka handphone DCS ini cuma mengenakan
beban bicara sekitar Rp 220 per menit. Tapi, sekali lagi, itu
perhitungan tarif yang berlaku di Amerika. Sedangkan di Indonesia, Kami
belum tahu, kata Eman Sutrisna, berkilah.
Tapi, tentu saja, bukan cuma PT CN dan para pesaingnya yang mengincar
kue besar ini. Pengelola telepon genggam, yang hadir lebih dulu, juga
ikut membidik. PT Telkomsel, yang kini memiliki 220.000 pelanggan atau
menguasai lebih dari 35% pasar, tak mau ketinggalan. Untuk merebut
pasar, Kami telah mencoba membangkitkan pasar-pasar yang tersembunyi,
kata Garuda Sugardo, Direktur Tehnik dan Rekayasa Telkomsel.
Maksudnya, karena melihat sentimental kedaerahan di Indonesia masih
kuat, makaTelkomsel pun membangun jaringan di berbagai daerah. Dengan
begitu, Orang daerah yang tinggal di kota akan berlangganan karena bisa
berkomunikasi dengan kampung halaman mereka, ujar Garuda, yang sukses
mempopulerkan Kartu Halo. Ia optimistis, berapa pun banyaknya pesaing
yang ada, Telkomsel akan mampu mempertahankan penguasaan pangsa pasar
(yang 35%) hingga di tahun 2000 nanti.
Makin banyak pilihan untuk konsumen
Nah, kalau para pengelola telepon genggam sudah optimistis dalam melihat
pasar, lantas jasa operator mana yang paling baik dipilih konsumen?
Maklum, jika ditambah dengan pemenang tender DCS nanti, di negeri ini
akan ada delapan operator yang menawarkan jasa serupa.
Tapi, untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dari jasa yang
ditawarkan para operator tersebut, sebaiknya sebelum membeli Anda
mempertimbangkan empat sistem yang dimanfaatkan di Indonesia.
l Sistem Nordic Mobile Telephone (NMT)
Ini merupakan sistem telepon selular pertama di dunia, dan yang pertama
masuk ke Indonesia. Setelah menghilang beberapa tahun, sistem ini masuk
kembali ke pasaran, Januari lalu. Operatornya adalah PT Mobisel, milik r[INDONESIA-L] KONTAN - Halo, Pulsa Ko School D155 i u a a Personal v v Adult Personal w[INDONESIA-L] KONTAN - Halo, Pulsa Ko School D155 t d h Personal c Homepage t t Adult Personal